Selamat Datang DidyErvano'Blog's

Thursday, December 9, 2010

Definisi VMWARE

VMWare merupakan software untuk virtual machine (mesin virtual). Fungsinya adalah untuk menjalankan banyak sistem operasi dalam satu perangkat keras dan untuk menjalankan aplikasi yang ditujukan untuk system operasi lainnya. Fungsi lainnya adalah untuk mempelajari suatu sistem operasi baik ketika pada proses pembelajaran atau ketika proses pengembangan sistem operasi.

VMWare memungkinkan bebarapa sistem operasi dijalankan pada satu mesin PC tunggal secara bersamaan. Hal ini dapat dilakukan tanpa melakukan partisi ulang dan boot ulang. Pada mesin virtual yang disediakan akan dijalankan sistem operasi sesuai dengan yang diinginkan. Dengan cara ini maka pengguna dapat memboot suatu sistem operasi (misal Linux) sebagai host operating system (sistem operasi tuan rumah) dan lalu menjalankan sistem operasi lainnya misal MS Windows. Sistem operasi yang dijalankan di dalam host operating system rumah dikenal dengan guest operating system (sistem operasi tamu)

Ada 3 jenis VMWare, yaitu :

1. VMWare Workstation adalah software untuk virtual machine yang compatible dengan komputer Intel x86. Software ini memungkinkan pemakai untuk membuat satu atau lebih virtual machine dan menjalankannya secara serempak. Masing-masing virtual machine dapat menjalankan guest operating system-nya sendiri seperti Linux, Windows, BSD, dan lain-lain. Tetapi software ini tidak dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain.

2. VMWare Server sebenarnya memiliki sistem kerja yang sama dengan VMWare Workstation. Tetapi dibandingkan dengan VMWare Workstation, VMWare Server mempunyai kelebihan yaitu dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare yang lain. VMWare Server juga dapat menjalankan virtual machine yang dibuat oleh Microsoft Virtual PC.

3. VMWare Player adalah software yang digunakan untuk menjalankan virtual machine yang dibuat oleh produk VMWare lainnya. Tetapi software ini tidak dapat mebuat virtual machine sendiri.

MANFAAT VMWARE

Ada beberapa manfaat yang dapat diperoleh bila menggunakan vmware, antara lain:

1. untuk keperluan uji program (trial and error), tidak perlu me-restart PC untuk beralih system operasi (dual boot) atau berpindah computer.

2. Dapat mengembangkan peranti lunak multiplatform dengan cepat karena adanya lebih dari system operasi yang berjalan bersamaan.

3. Dapat menambah intensitas penggunaan computer tanpa harus memebeli atau menambah computer.

4. bermigrasi dengan mudah dari satu system operasi ke system operasi lain tanpa harus takut kehilanagan data karena salah partisi

5. dapat membuat jaringan antar PC dengan mesin virtual walaupun PC tidak terpasang Network card maupun hub atau switch. VMware akan secara otomatis menyediakannya.

6. vmware memeberikan fleksibilitas penggunaan system operasi secara bersamaan, sehingga bias mempelajari system operasi yang berbeda tanpa harus kehilanagn banyak waktu.

Saturday, December 4, 2010

Cara Menonaktifkan Fitur AutoPlay da AutoRun di Windows

fitur autorun dan autoplay di Windows– Secara default setelah selesai proses instalasi, windows akan mengaktifkan fitur autorun atau autoplay untuk menjalankan file dari media data luar yang disambungkan ke komputer seperti harddisk eksternal, flashdisk, memory card atau cd. Jika kita tidak hati-hati dan sistem keamanan dalam komputer kita lemah maka dengan sangat mudah komputer akan terjangkit virus yang berasal dari file yang baru saja dimasukkan yang nantinya bisa berakibat fatal bagi komputer kita. Oleh karena itu ada baiknya jika kita menonaktifkan fitur autoplay dan autorun di windows untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti penyebaran virus.

Berikut ini adalah beberapa car menonaktifkan fitur autoplay dan autorun di windows :

* Cara menonaktifkan fitur autoplay dan autorun di windows 7

> Masuk ke Start Menu, pilih Control panel
> Pilih hardware and sound
> Pilih Autoplay
> Hilangkan centang pada “Use Autoplay for all media devices“
> Klik Save

* Cara menonaktifkan fitur autoplay dan autorun di windows Vista

> Masuk ke Control Panel
> Klik “Play CDs or other media automatically”
> Hilangkan tanda centang (ceklist) pada “Use AutoPlay for all media and devices”

* Cara menonaktifkan fitur autoplay dan autorun di windows XP

menonaktifkan autoplay:

> Masuk ke Start Menu pilih RUN (Start >> Run atau CTRL + R)
> Ketik gpedit.msc dan tekan OK
> Buka Local Computer Policy >> Computer Configuration >> Administrative Templates >> System
> Buka Turn off Autoplay
> Pilih Enable >> Turn off Autoplay on : All Drives
> Buka Local Computer Policy >> User Configuration >> Administrative Templates >> System
> Buka Turn off Autoplay
> Pilih Enable >> Turn off Autoplay on : All Drives

menonaktifkan autorun:

> Masuk ke Start Menu pilih RUN (Start >> Run atau CTRL + R)
> Ketik regedit dan tekan OK
> Masuk ke dalam HKEY_CURRENT_USER >> Software >> Microsoft >> Windows >> CurrentVersion >> Policies >> explorer
> Cari item yang bernama NoDriveTypeAutoRun kemudian klik kanan pilih Modify ubah nilai/value menjadi b5
> Bila tidak ada item NoDriveTypeAutoRun, klik kanan pada area yang kosong pada area Explorer, kemudia pilih New, Pilih DWORD value, ubah namanya menjadi NoDriveTypeAutoRun dan isikan b5 pada opsi Hexadecimal, kemudian klik OK


Dengan menggunakan tips diatas maka kemungkinan komputer terjangkit virus bisa lebih diminimalisir. Jangan lupa tetap gunakan antivirus terbaik sesuai kebutuhan untuk menjaga sistem dalam komputer.

Thursday, December 2, 2010

Definisi Kualitas Video

* CAM : kualitas jenis ini merupakan hasil dari rekaman camera digital, langsung di bioskop sehingga kadang penonton yang lalu lalang ikut terekam. Rekaman kualitas ini biasanya menggunakan mini tripod sehingga sering terdapat sedikit goncangan. Kualitas video ini sangat jelek.

* TS (Telesync) : kualitasnya hampir sama dengan jenis CAM. Namun kualitas gambar dan suara TS sedikit lebih baik dari CAM karena TS merupakan CAM yang telah dilabel ulang.

* R5 : untuk tipe ini, kualitas gambar hampir setara dengan DVDRip, tetapi untuk kualitas suara biasanya agak jelek (cempreng), meskipun ada beberapa yang kualitas suaranya sudah bagus, namun tetap saja masih ada sedikit noise sehingga mengurangi kenyamanan dalam menonton film tersebut.

* DVDScr : yaitu merupakan dupiklat dari promo DVD yang akan digunakan sebagai promosi. DVDScr akan ada sebelum DVD originalnya keluar di pasaran. Kualitas gambar dan suaranya hampir setara dengan DVDRip, hanya saja pada gambar video sering terdapat beberapa tulisan penjelasan yang terpampang di layar tentang DVD tersebut yang biasanya sedikit menggangu kita.

* DVDRip : merupakan salinan dari DVD Original. Kualitas gambar dan suaranya baik sekali. DVDRip akan ada jika DVD Originalnya telah ada di pasaran. Bisa mendukung maksimal 720x480 atau 720x576.

* BR Rip : Sama saja dengan DVDrip hanya saja sumber video diambil dari Blu-ray rilis resmi. BD/BR Rip yang dikemas dalam DVD lebih baik dari DVD-Rip meskipun dengan ukuran yang sama karena berasal dari sumber yang lebih bagus. BD Rips biasanya tersedia dalam rilis berukuran DVD-Rip (biasanya 700MB sampai 1.4GB/film) yang di encoding dalam format XviD dan rilis DVD5/DVD9 (biasanya berukuran 4.5gb++) yang di encoding dalam format x.264.

* Bluray/HD : Resolusi jauh lebih besar yaitu 1920x1080 atau 1280x720 (tergantung filenya). Konsekuensinya, file jadi besar dan memutarnya juga berat, sehingga diperlukan spesifikasi komputer yang tinggi juga kalau tidak nanti jadi patah-patah. Kualitas ini jauh lebih baik dari DVDRip.

* mHD : mini/micro HD, hampir sama dengan HD, tetapi dengan resolusi yang lebih kecil yaitu 1280x5xx, sehingga ukuran filepun juga lebih kecil dibandingkan HD.

* WorkPrint : ilm yang belum diedit efek visulnya secara keseluruhan. Bisanya terdapat adegan yang hilang, suara yang tidak beraturan. Kualitas film ini bervariasi dari yang paling baik hingga yang paling buruk.

* VCD : biasanya digunakan untuk transfer kualitas rendah (CAM / TS / TC / Screener (VHS) / TVrip (analog) untuk membuat ukuran file yang lebih kecil.

Sunday, February 14, 2010

Mempercepat Browser Opera

Jika Anda biasa menggunakan browser Opera, namun berjalan sangat lambat, mungkin trik berikut ini dapat membantu Anda mempercepat koneksi browser Opera (khusus untuk koneksi Internet dan spesifikasi komputer yang lambat).

Trik berikut in dapat sedikit membantu, terutama bagi mereka yang ingin mempercepat performa browser Opera yang digunakan. berikut adalah langkah-langkah nya :

1. Buka Opera

2. Ketika opera:config di box URL, tekan enter.

3. Pilih Performance

4. Untuk membuat setting maksimal dari limit bandwith, Anda bisa mengisi field yang ada sebagai berikut :
-Max Connection Server = 10
-Max Connection Total = 64
-Network Buffer Size = 64
-Beri tanda check di No Connection Keep Alive
-Beri tanda check di Non-Compliant 100 Server Continue

5. Klik Save, lalu restart browser Anda, dan lihat hasilnya.

Monday, January 11, 2010

Mempercepat Koneksi Internet

Lakukan langkah-langkah berikut :

* Klik kanan pada My computer

* Pilih Properties

* Lalu ke HARDWARE tab->Device manager

* Pilih Ports ->Communication Port(double click on it and Open)

* Lalu Ke Port Setting dan buat beberapa perubahan:

* Pada “Bits per second” ganti menjadi 128000

* dan “Flow control” option ganti menjadi Hardware

* Silahkan Liat Hasilnya


`Maknyuzzzzzz` ...

Anti Virus Yang Ampuh

Berdasarkan analisa bayak berbagai macam virus diantaranya virus lokal dan virus non-lokal .. kadang virus-virus ini suka membuat kita pusing dan bingung dengan perbuatan-perbuatan virus tersebut, maka dari itu ini lah anti virus ampuh untuk menghilang virus yang menyerang komputer kita. diantaranya sebagai berikut :

*Anti Virus non-lokal
1.AntiVir Personal
2.Avast Home Edition
3.Kaspersky Anti-Virus
4.AVG Free Edition

*Untuk Anti Virus Lokal : PCMedia AntiVirus


Selamat Mencoba